*Ketika Cinta Tak Lagi Menyiksa

Ketentraman Batin » *Ketika Cinta Tak Lagi Menyiksa

 

Teman lama saya pernah bilang, Love is not a word, but a sentence, yang kurang lebih artinya adalah ‘Cinta itu bukan sebuah kata, melainkan sebuah vonis’. Sewaktu mendengar perkataannya itu, saya cuma tertawa. Sedikitpun saya tidak menyangka bahwa apa yang dia katakan itu lebih banyak benarnya daripada salahnya.

 

Cinta memang sebuah vonis. Sebuah hukuman. Atau setidaknya itulah yang pernah saya rasakan semenjak saya jatuh hati pada istri orang. Tidak pernah sekalipun saya memiliki niat untuk berburu cinta di hutan yang salah, hingga pada akhirnya sayapun tersiksa oleh cinta yang tak mungkin berbalas. Bertahun-tahun saya hanya bisa memandang wanita yang saya cintai dari kejauhan tanpa bisa menyentuh apalagi memilikinya. Saya sadar bahwa ini adalah salah saya sendiri, dan karena itu saya berupaya mencari jalan keluar yang memungkinkan sebab saya tak ingin memaksakan hasrat dan berakhir sebagai selingkuhan yang mengobrak-abrik rumah tangga orang.

 

Semua cara yang rumit telah saya tempuh tanpa membuahkan hasil sama sekali. Semakin saya berusaha melupakan perempuan yang saya cintai itu, semakin sulit rasanya saya hidup tanpa dia. Sampai suatu ketika saya menerima sebuah Kalung Ayat Kursi dari adik sepupu yang kebetulan memang memahami persoalan kakaknya ini. Setelah menerima kalung tersebutlah saya sadar bahwa semua cara yang pernah saya coba ternyata salah kaprah.

 

Cinta hanya mau memaksa, tapi tidak pernah mau dipaksa. Cinta tidak dapat dihapuskan, hanya dapat diukir semakin dalam. Cara yang benar untuk menyelamatkan hati dari vonis cinta adalah dengan membuka ruang yang lebih lebar di hati kita. Ruang yang cukup lapang untuk mengukir satu nama lagi disana. Itulah yang saya lakukan selama berikhtiar dengan Kalung Ayat Kursi pemberian adik sepupu saya, yaitu dengan belajar mencintai orang lain.

 

Alhamdulillah, saat ini saya sudah dibebaskan dari vonis cinta itu. Asmara tidak lagi menyiksa semenjak saya menambatkan hati pada seorang wanita sholehah yang berbakti betul pada saya sebagai suaminya. Apakah saya lantas berhenti mencintai perempuan yang dulu saya gilai itu? Tentu tidak. Cinta tidak semestinya dihapuskan. Sampai sekarangpun saya masih mencintai dia, namun bukan dengan cinta yang sama lagi. Dia adalah teman, sahabat dan adik bagi saya. Kadang-kadang saya heran, kenapa tidak dari dulu saja saya bisa menganggapnya seperti itu? Sungguh, andaikata saya mendapatkan Kalung Ayat Kursi sejak awal, hukuman yang pernah saya jalani pasti bisa secepatnya diakhiri.

 

Akhir kata, terima kasih banyak pada Kang Masrukhan dan Asosiasi Parapsikologi Nusantara atas produknya yang telah menolong saya.

 

Hermawan A. – Klaten

 

 

Alamat Kantor

Perum Pankis Griya - Rumah No.1

Jl. Pakis Raya, RT.01/06, Jepang Pakis,

Jati, Kudus, Jawa Tengah,

Indonesia - 59342

 

Call Center 1

Telepon & SMS : 085712999772

WhatsApp : 085712999772

Email : SpiritualPower88@gmail.com

 

Call Center 2

Telepon & SMS : 082223338771

WhatsApp : 082223338771

Email : bagianpemesanan@gmail.com

 

*Note : Kode area Indonesia (+62)
Contoh : +6282223338771

 

Untuk respon cepat silahkan

Telepon/SMS

 

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-22:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.

 

Praktek Supranatural Resmi

Terdaftar di Dinas Kesehatan & Kejaksaan

STPT DINKES: 445/515/04.05/2012

KEJARI: B-18/0.3.18/DSP.5/12/2011

Lihat Bukti Legalitas - Klik Disini