Menikmati Indahnya Hidup

Menikmati Indahnya Hidup - KalungAyatKursi.Com

 

Benar kata orang, kalau sudah jodoh memang takkan lari kemana. Sepuluh tahun lalu saya meninggalkan Indonesia dan bertolak ke Hongkong untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Ketika itu juga saya tinggalkan kekasih saya di tanah air, saya janjikan padanya masa depan yang mapan begitu saya pulang nanti.

 

Tapi apa mungkin seorang perempuan rela bersabar hanya dengan sebuah janji semata? Beberapa bulan lalu sewaktu kembali ke Indonesia saya bergegas mencari sang kekasih hati yang sudah hilang kontak sama sekali. Seorang tetangganya berkata bahwa enam tahun lalu kekasih saya pindah untuk mengikuti suaminya ke lain kota. Sampai disini remuklah hati saya. Dia telah menikah, rupanya.

 

Namun kalau jodoh tetaplah jodoh. Sebuah Kalung Ayat Kursi yang saya peroleh dari www.kalungayatkursi.com menjadi bekal saya untuk menentramkan hati dan mengikhlaskan kenyataan bahwa kekasih saya telah menjadi milik orang. Disaat hati saya telah tenang, saya justru bertemu kembali dengan kekasih saya yang ternyata telah dua tahun menjadi janda. Suaminya meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas dan kini ia hidup sendiri bersama putranya yang masih berusia balita. Sungguh, tak sedikitpun ia berubah di mata saya. Masih secantik dan semenarik terakhir kali saya melihatnya.

 

Niatan hati untuk meminangnya sebagai istri ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Tepatnya beberapa minggu lalu kami resmi menikah. Putra pertamanya bersama almarhum suami yang dulu sudah saya anggap seperti anak sendiri. Bahkan di lingkungan tempat tinggal kami yang baru, tidak seorangpun menyangka kalau anak itu bukan anak kandung saya. Alhamdulillah….saya tidak menyangka akan seindah ini hidup yang saya jalani. Terima kasih, www.kalungayatkursi.com. Terima kasih, Kang Masrukhan.

Dani A. – Lumajang